Viral Video Kerumunan Orang Menari dan Bernyanyi di Dekat Lokasi Tragedi Halloween Itaewon Korsel

jurnal-rakyat.com – Sebuah video menunjukkan kerumunan anak muda menari dan bernyanyi di dekat lokasi tragedi perayaan Halloween di Itaewon , Seoul, Korea Selatan.

Video tersebut sempat viral di media sosial Twitter dan mengundang beberapa hujatan dari warga Korea Selatan.

Video yang diunggah seorang pengguna Twitter dengan akun @shekfw itu telah dihapus.

Tetapi menurut Koreaboo , mereka menari dan bernyanyi ketika truk pemadam kebakaran dan ambulans berusaha memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkannya.

Saksi mata mengatakan mereka melihat beberapa orang yang bersuka ria tidak segera memberi jalan bagi kendaraan darurat, penyelamat, dan petugas polisi.

Sementara itu, Ken Fallas, seorang arsitek Kosta Rika yang telah bekerja di Seoul selama delapan tahun terakhir, menyaksikan dengan terpana ketika selusin lebih pengunjung pesta yang tidak sadar dibawa dari jalan belakang sempit yang dipenuhi anak-anak muda yang berpakaian seperti karakter film.

Fallas mengatakan polisi dan pekerja darurat memohon kepada orang-orang untuk bertindak jika mereka tahu cara memberikan CPR karena mereka kewalahan dengan banyaknya jumlah yang terluka.

“Saya melihat banyak (anak muda) tertawa, tetapi saya tidak berpikir mereka (benar-benar) tertawa karena, Anda tahu, apa yang lucu?” kata Fallas sebagaimana dikutip AP News .

“Mereka tertawa karena mereka terlalu takut. Karena berada di depan hal seperti itu tidaklah mudah. Tidak semua orang tahu bagaimana memprosesnya.”

Lebih lanjut, korban tewas tragedi Halloween di Itaewon bertambah menjadi 154 orang per Senin (31/10/2022).

Pejabat Korea Selatan memperingatkan jumlah korban tewas bisa saja meningkat sebab 37 korban lainnya masih terluka parah.

Para keluarga di Seoul telah mengunjungi rumah sakit dan pusat orang hilang untuk mencari kerabat, meskipun hampir semua korban tewas kini telah diidentifikasi.

Saat ini, investigasi terkait penyebab tragedi pesta Halloween di Itaewon masih berlangsung.

Hingga kini, para pejabat belum mengetahui penyebab atau pemicu yang menyebabkan insiden itu.

Dari jumlah tersebut, 98 adalah perempuan dan 56 adalah laki-laki.

Para korban masih sangat muda, lebih dari 100 korban berusia 20-an.

Sebelas remaja meninggal dan 30 korban berusia berusia tiga puluhan.

Sementara itu, ada laporan yang berbeda tentang jumlah pasti warga negara asing yang tewas.

Namun berdasarkan dari laporan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menunjukkan, ada 26 WNA yang menjadi korban tewas.

Termasuk di antaranya lima warga Iran, empat warga Rusia, dan empat warga China.

Dikutip dari BBC, berikut laporan singkat negara-negara yang menyatakan warganya tewas dalam tragedi Halloween di Itaewon :

– Kedutaan Besar Iran untuk Korea Selatan telah mengonfirmasi kematian lima warganya.

– Setidaknya empat warga negara China meninggal, demikian laporan dari kantor berita Xinhua mengutip pernyataan Kedutaan Besar China di Seoul.

– Kantor berita Tass melaporkan, empat orang Rusia tewas, mengutip pernyataan kedutaan negara itu di Korea Selatan.

– Kedutaan Besar AS mengonfirmasi dua warga Amerika meninggal.

– Dua warga negara Jepang juga ikut menjadi korban dalam insiden tersebut.

Seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan, korban adalah seorang perempuan berusia 20an dan seorang peremuan lain berusia antara 10-19.

– Menurut Kementerian Luar Negeri Prancis, seorang warga negara Prancis juga meninggal dalam tragedi.

– Seorang warga Norwegia tewas, kata juru bicara kementerian luar negeri negara itu.

– Seorang perempuan asal Thailand berusia 29 tahun tewas, kata kementerian luar negeri negara itu kepada BBC.

– Kedutaan Australia di Seoul mengatakan satu warga Australia telah meninggal, lapor media Australia.

– Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan, warga dari Vietnam, Uzbekistan, Kazakhstan, Sri Lanka, dan Austria juga tewas dalam tragedi.

Baca juga artikel lain terkait Tragedi Pesta Halloween di Korsel

(Tribunnews.com/Rica Agustina/Sri Juliati)

2 WNI Turut Jadi Korban Luka Tragedi Halloween Itaewon, KBRI akan Telusuri RS dan Siapkan Hotline

Privacy Policy

We do not collect identifiable data about you if you are viewing from the EU countries.For more information about our privacy policy, click here

2 WNI Turut Jadi Korban Luka Tragedi Halloween Itaewon, KBRI akan Telusuri RS dan Siapkan Hotline

Detik-detik Pimpinan Damkar Gemetar Umumkan Mayoritas Korban Tragedi Halloween Itaewon Umur 20-an

Kesaksian WNI Tragedi Halloween Itaewon, Kaki Melayang karena Terhimpit dan Teriakan Bersahutan

Kronologi Tragedi Halloween Itaewon, 100 Ribu Orang Bertumpuk di Gang Sempit hingga Saling Injak

Kemlu: 2 WNI Jadi Korban Luka Ringan Tragedi Halloween di Itaewon Korsel, Kini Telah DIpulangkan

800 Personel Layanan Darurat Dikerahkan untuk Evakuasi Korban Pesta Halloween Itaewon

Batal Datangi Acara Halloween di Itaewon, Shani Amelia Ungkap Firasat hingga Peringatan Sopir Taksi

Tiga Upaya yang Bisa Dilakukan Untuk Membantu Korban Kekerasan Seksual

12 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Lanjutan Bharada E: ART, Ajudan hingga Security Ferdy Sambo

Penangkapan Penggugat Ijazah Jokowi Dinilai Beri Kesan seolah Pemerintah Gunakan Kekuasaan

Elektabilitas Prabowo Subianto Anjlok, Pengamat Ungkit Massa Pendukung Kecewa saat Pilpres 2019

PKS Beberkan 5 Alasan Usulkan Ahmad Heryawan Jadi Cawapres Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024