30 Tahun Buron, Bos Mafia Italia Akhirnya Berhasil Ditangkap!

jurnal-rakyat.com – Kepolisian Italia berhasil menangkap Matteo Messina Denaro yang merupakan bos mafia yang paling dicari di negara tersebut. Messina Denaro berhasil dibekuk setelah menjadi buronan selama tiga dekade terakhir.

Seperti dilansir Reuters, Senin (16/1/2023), Messina Denaro ditangkap dan ditahan di ibu kota Palermo, Sisilia , pada Senin (16/1) waktu setempat oleh Kepolisian Carabinieri — gendarmerie nasional Italia yang menjalankan tugas kepolisian di dalam dan luar negeri.

Disebutkan pihak Kepolisian Italia bahwa Messina Denaro ditangkap dalam operasi khusus di sebuah rumah sakit swasta di Palermo, yang menjadi tempatnya menjalani perawatan medis.

Jaksa Italia menyebut Messina Denaro sebagai bos mafia Cosa Nostra di Sisilia. Dia telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, secara in absentia, atas perannya dalam pembunuhan dua jaksa antimafia, yang bernama Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino, tahun 1992 silam.

Dia juga terancam hukuman penjara seumur hidup atas perannya dalam rentetan serangan bom di Florence, Roma dan Milan, yang menewaskan sedikitnya 10 orang setahun kemudian.

Perdana Menteri (PM) Italia Giorgia Meloni memuji penangkapan Messina Denaro sebagai ‘kemenangan besar bagi negara yang menunjukkan tidak pernah menyerah dalam menghadapi mafia’.

Pada September 2022, pihak kepolisian menyebut Messina Denaro masih mampu memberikan komando terkait cara kelompok mafia itu dikelola di area sekitar kota Trapani, Sisilia bagian barat, yang menjadi markas kuatnya, meskipun sejak lama menghilang.

Lihat juga Video saat ‘Ratusan Ibu-ibu di Italia Protes Harga Melonjak Tinggi’:

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Messina Denaro yang berasal dari kota kecil Castelvetrano, yang terletak dekat dengan Trapani, dituduh oleh jaksa-jaksa Italia sebagai sosok yang bertanggung jawab, baik sendiri maupun bersama-sama, atas rentetan kasus pembunuhan yang terjadi tahun 1990-an silam.

Tahun 1993 lalu, sebut jaksa Italia, Messina Denaro diduga membantu mengatur penculikan seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun, Giuseppe Di Matteo, dalam upaya mencegah ayah bocah itu untuk memberikan bukti yang memberatkan kelompok mafianya.

Bocah laki-laki itu disekap selama dua tahun sebelum dicekik hingga tewas dan jenazahnya dilarutkan dalam cairan asam.

error: Content is protected !!